Blog rekana
Panduan pembukuan & laporan keuangan untuk UMKM
Bacaan singkat dan praktis — mulai dari membaca laporan laba rugi, standar SAK EMKM, sampai kapan bisnis Anda butuh Review & Analisa Laporan Keuangan.

5 Laporan Keuangan Utama dan Cara Membacanya
Ada lebih dari sekadar neraca dan laba rugi. Berikut lima laporan keuangan utama yang perlu dipahami setiap pemilik usaha — apa yang dijawab masing-masing, dan apa yang perlu diperhatikan saat membacanya.

Contoh Laporan Keuangan Sederhana Sesuai SAK EMKM
SAK EMKM dirancang khusus supaya usaha kecil bisa membuat laporan keuangan yang ringkas tapi tetap kredibel di mata bank dan investor. Berikut isinya lengkap dengan contoh angka.

Checklist Tutup Buku Bulanan untuk Bisnis Kecil
Tutup buku tidak harus rumit asal ada checklist yang konsisten diikuti tiap bulan. Berikut daftar langkah praktis, lengkap dengan urutan kerja dan jebakan yang sering membuat proses ini molor.

Cara Mengelola Persediaan Barang agar Nilai Stok Tidak Bocor
Persediaan yang tidak terkontrol adalah salah satu titik paling umum uang usaha 'menghilang' tanpa disadari. Berikut cara menjaga nilai stok tetap akurat, efisien, dan mudah dipertanggungjawabkan.

7 Tips Membuat Invoice yang Cepat Dibayar Klien
Invoice yang lambat dibayar sering bukan karena klien nakal, tapi karena invoice itu sendiri kurang jelas, kurang mudah diproses, atau tidak pernah ditindaklanjuti. Berikut cara memperbaikinya, langkah demi langkah.

Cara Membaca Laporan Laba Rugi untuk Pemilik UMKM
Laporan laba rugi sering dianggap urusan akuntan saja. Padahal begitu Anda paham strukturnya, tiga baris di dalamnya langsung menjawab pertanyaan paling penting: usaha ini benar-benar untung atau tidak?

Panduan Pajak UMKM: PPh Final, PPN, dan Kapan Wajib PKP
Kewajiban pajak UMKM di Indonesia sebenarnya cukup sederhana begitu Anda paham tiga hal dasar: tarif PPh final, kapan PPN berlaku, dan kapan status PKP menjadi wajib.

Cara Mengelola Arus Kas untuk UMKM: Panduan Praktis
Usaha bisa untung di atas kertas tapi tetap kehabisan uang tunai. Mengelola arus kas dengan disiplin adalah yang membedakan usaha yang bertahan dari yang tumbang di tengah jalan.

Dasar Pembukuan Double-Entry: Debit, Kredit, dan Kenapa Harus Seimbang
Debit dan kredit sering bikin bingung di awal belajar akuntansi. Padahal logikanya sederhana begitu Anda paham satu prinsip: setiap transaksi selalu punya dua sisi yang seimbang.