Blog rekana
Panduan pembukuan & laporan keuangan untuk UMKM
Bacaan singkat dan praktis — mulai dari membaca laporan laba rugi, standar SAK EMKM, sampai kapan bisnis Anda butuh Review & Analisa Laporan Keuangan.

Amortisasi Aset Tak Berwujud: Software, Lisensi, dan Hak Cipta dalam Pembukuan UMKM
Banyak UMKM digital rutin membeli software, lisensi, dan hak cipta, tetapi lupa mencatatnya sebagai aset tak berwujud yang perlu diamortisasi. Simak cara menghitung dan mencatatnya dengan benar.

Menyusun Laporan Keuangan untuk Ikut Tender atau Pengadaan: Apa yang Dibutuhkan UMKM
Panduan praktis dokumen dan format laporan keuangan yang biasa diminta panitia tender/pengadaan, plus cara UMKM mempersiapkannya agar lolos verifikasi.

Akuntansi untuk Usaha Musiman: Mengelola Kas saat Permintaan Naik-Turun Drastis
Usaha musiman seperti busana lebaran, takjil Ramadan, atau kembang api tahun baru menghadapi tantangan kas yang unik: ramai luar biasa dalam sebulan, lalu sepi berbulan-bulan. Simak strategi mengelola kas, modal kerja, dan kewajiban pajak agar usaha tetap sehat sepanjang tahun.

Memilih Bentuk Usaha: Perorangan, CV, atau PT — Dampaknya ke Pembukuan dan Pajak
Pilihan bentuk usaha bukan sekadar urusan legal. Keputusan ini menentukan jenis pajak yang Anda bayar, seberapa rumit pembukuan Anda, dan berapa biaya kepatuhan yang harus ditanggung setiap tahun.

PPh Final vs PPh Badan UMKM: Kapan Waktunya Beralih Skema Pajak
Skema PPh final 0,5% memang praktis, tapi tidak selamanya menguntungkan. Pelajari titik transisi kapan sebaiknya UMKM beralih ke PPh badan normal berbasis laba.

Payroll UMKM: Cara Menghitung Gaji, Lembur, dan THR Karyawan dengan Benar
Panduan praktis menghitung payroll UMKM secara konsisten setiap bulan: komponen gaji, lembur, THR, potongan wajib, hingga cara mencatatnya di laporan laba rugi.

Migrasi dari Excel ke Software Akuntansi: Panduan Transisi Aman untuk UMKM
Takut kehilangan riwayat transaksi saat pindah dari spreadsheet ke software akuntansi? Panduan ini membahas persiapan data, langkah migrasi bertahap, kesalahan umum, hingga kapan Anda boleh berhenti pakai Excel sepenuhnya.

Kapan UMKM Perlu Jasa Akuntan dan Kapan Cukup Mengerjakan Pembukuan Sendiri
Tidak semua UMKM perlu langsung menyewa akuntan, tapi ada titik di mana pembukuan mandiri mulai berisiko. Berikut kerangka keputusan praktis untuk menilai kapan Anda cukup mencatat sendiri dan kapan saatnya melibatkan profesional.

Catatan atas Laporan Keuangan (CALK): Elemen Penting yang Sering Diabaikan UMKM
Banyak UMKM hanya menyusun neraca dan laba rugi, lalu melupakan CALK. Padahal, catatan atas laporan keuangan inilah yang memberi konteks agar laporan Anda dipahami bank, investor, dan otoritas pajak.

Strategi Harga Jual Produk UMKM: Untung Maksimal, Bukan Sekadar Laku
Banyak UMKM menetapkan harga hanya dengan meniru kompetitor tanpa menghitung HPP dan margin. Padahal harga yang laku belum tentu menguntungkan. Simak metode penetapan harga berbasis data agar usaha Anda tumbuh sehat.

Mengelola Kas Kecil (Petty Cash) agar Tidak Jadi Sumber Kebocoran Keuangan UMKM
Uang tunai kecil-kecil yang hilang tanpa jejak sering berawal dari kas kecil yang tidak dikelola dengan disiplin. Pelajari cara mengatur petty cash UMKM agar tidak jadi celah kebocoran.

Cara Membuat Faktur Pajak untuk UMKM yang Sudah Berstatus PKP
Baru dikukuhkan sebagai PKP dan bingung memulai faktur pajak? Panduan praktis ini membahas langkah membuat e-Faktur, jenis-jenisnya, kesalahan yang sering terjadi, hingga cara mencatatnya agar pelaporan SPT Masa PPN tidak salah.